SUBSCRIBE

Showing posts with label F-15EX. Show all posts
Showing posts with label F-15EX. Show all posts

Monday, October 31, 2022

CONVINCED Defense Minister Prabowo Hopes In the Next 5 Years Indonesia C...

Defense Minister Prabowo Hopes In the Next 5 Years, Indonesia Can Build Its Own Fighter Jet.
Thursday, 27-10-2022.




Minister of Defense (Menhan) Prabowo Subianto hopes that, in the next five years, Indonesia can make its own fighter jets.
Prabowo admits that at this time, Indonesia has not been able to manufacture it independently because of the difficulty of obtaining key technology for fighter aircraft. However, Prabowo is optimistic that one day, Indonesia will be able to build its own fighter aircraft.
"That's why we cooperate with Korea, we will cooperate with several other countries. We can hope that in five years we can have fighters (fighter jets) made in Indonesia quite well," Prabowo said at the Ministry of Defense (Kemenhan) Office, Jakarta, Thursday (27/10/2022).
In line with that, Prabowo reminded policy makers to believe in the abilities of the nation's children.
According to him, the ability of the nation's children is actually not inferior to the ability of other countries.




However, Prabowo admits to being surprised because some parties are often more amazed by things that smell foreign.
"Our abilities are not bad, sometimes we are always amazed by everything that is all foreign, even though our manufacture is also okay. Maybe not as cool as it looks," he explained.
Therefore, Prabowo believes that in the next five years there will be a rapid increase made by the nation's children for the country.
"I think 3 to 5 years we will see a better improvement in the abilities of our children," he added. (Achmad Nasrudin Yahya)

Post by facebook admin military strategy technology

Tuesday, October 25, 2022

Menhan Amerika Serikat Lloyd Austin Bertemu Prabowo, Janji Bantu Moderni...

Menhan AS Lloyd Austin Bertemu Prabowo, Janji Bantu Modernisasi Militer Indonesia.




Jum'at, 21-10-2022.

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bertemu rekannya Menhan Lloyd Austin di Amerika Serikat, Kamis (20-10-2022). Austin berjanji AS akan membantu modernisasi militer Indonesia.
Austin memastikan sikap AS itu ketika Prabowo sedang membahas betapa penting kerja sama berkelanjutan di tengah dinamika keamanan regional yang semakin kompleks.
"Untuk itu, AS menyatakan akan terus membantu modernisasi militer Indonesia dan untuk memperkuat interoperabilitas antara AS dan Indonesia," demikian pernyataan resmi tim Prabowo, Jumat (21-10-2022).
AS sendiri baru menyetujui rencana penjualan 36 jet tempur F-15EX  dan alutsista senilai US$14 miliar atau Rp200 triliun pada Februari lalu.
Saat itu, Kementerian Luar Negeri AS menyatakan persetujuan penjualan itu bertujuan untuk meningkatkan keamanan mitra regional.
"Keamanan mitra regional penting untuk stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik," demikian pernyataan Kemlu AS yang dikutip AFP.
Selain soal alutsista, kedua menteri juga membahas kemajuan signifikan dalam kerja sama pertahanan AS-Indonesia, salah satunya dengan latihan militer bersama bertajuk "Super" Garuda Shield pada Agustus lalu.




Austin lalu menyatakan dukungan terhadap fokus Prabowo terkait profesionalisme militer Indonesia. Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Indonesia di ASEAN, Indo-Pasifik, dan dunia.
Di kesempatan itu, Prabowo juga menyatakan terima kasih sekaligus apresiasi atas niat AS mendukung ASEAN yang mandiri dan kuat.
"Kami berharap kerja sama pertahanan kedua negara semakin kuat dan persahabatan kedua negara akan terus berlanjut serta tumbuh dalam semangat saling menghormati dan percaya untuk kepentingan nasional masing-masing," ucapnya.
Dalam pertemuan tersebut, mereka juga membahas penyelarasan kerja sama di bidang pertahanan antara AS-RI. Kedua pejabat ini juga menginginkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
"Selaras dengan tujuan strategis untuk memajukan Indo-Pasifik yang lebih terhubung, sejahtera, aman, tangguh serta bebas dan terbuka, saya percaya untuk mencapai tujuan ini akan membutuhkan kerja sama dan partisipasi negara-negara Indo-Pasifik," kata Prabowo.

Posting admin facebook teknologi strategi militer