SUBSCRIBE

Saturday, July 29, 2023

Russia Still Having Trouble Fighting Ukraine's Storm Shadow Missiles British Assistance

Russia Still Has Trouble Fighting Storm Shadow.
Wednesday 26-7-2023.




Russia has so far also not been able to completely counter the Storm Shadow missile attack. In recent days cruise missiles launched from the aircraft have been raging in Crimea. Their targets were Russian weapons and logistics warehouses. The Kremlin-affiliated Rybar Telegram channel said on Monday 24 July 2023am Ukrainian formations once again hit the Crimean peninsula. First, more than a dozen drones were shot down by the air defense assets of the 31st division of the Russian Armed Forces over Kirovskoye, Krasnoperekopskoye and Dzhankoy. According to the Ministry of Defense, 17 drones were destroyed.

Moments later, a Ukrainian Air Force Su-24 fired four Storm Shadow cruise missiles. Three ammunition depots near Volnoye and one at a repair base near Novostepnoye were targeted. And all four achieved their target. A few days earlier there was also an attack on the Stariy Krym base. And according to Rybar Storm Shadow is also used. Ukrainian troops on Saturday 22 July 2023 reportedly hit an ammunition storage in Crimea. This attack forced the evacuation of the area.

The Russian authorities stationed in the region also had to cancel train services and temporarily close traffic lanes on the Kerch Bridge. It marked the latest in a series of recent attacks on Russian supplies and infrastructure on the Russian-occupied peninsula. On Saturday 22 July 2023 there was also an attack on an ammunition storage facility in the city of Oktiabrske in the center of Crimea.

source: Militarymeter.com

Rusia Masih Kesulitan Lawan Storm Shadow.
rabu 26-7-2023.

Rusia sejauh ini juga belum bisa sepenuhnya melawan serangan rudal Storm Shadow.Dalam beberapa hari terakhir rudal jelajah yang diluncurkan dari pesawat tersebut telah mengamuk di Krimea. Sasaran mereka adalah gudang senjata dan logistik Rusia. Saluran Telegram Rybar yang berafiliasi dengan Kremlin mengatakan pada Senin 24 Juli 2023pagi formasi Ukraina sekali lagi menghantam semenanjung Krimea. Pertama, lebih dari selusin drone ditembak jatuh oleh aset pertahanan udara divisi ke-31 Angkatan Bersenjata Rusia di atas Kirovskoye, Krasnoperekopskoye, dan Dzhankoy. Menurut Kementerian Pertahanan, 17 drone dihancurkan.

Beberapa saat kemudian, pesawat Su-24 Angkatan Udara Ukraina menembakkan empat rudal jelajah Storm Shadow. Tiga  depot amunisi dekat Volnoye dan satu di pangkalan perbaikan dekat Novostepnoye menjadi sasaaran.  Dan  keempatnya mencapai mencapai target mereka. Beberapa hari sebelumnya serangan juga terjadi di pangkalan Stariy Krym. Dan menurut Rybar Storm Shadow juga digunakan. Pasukan Ukraina pada Sabtu 22 Juli 2023 dilaporkan menghantam tempat penyimpanan amunisi di Krimea. Serangan ini memaksa evakuasi di daerah tersebut.

Otoritas Rusia yang ditempatkan di wilayah tersebut juga harus  membatalkan layanan kereta api dan sempat menutup sementara jalur lalu lintas di Jembatan Kerch. Ini menandai yang terbaru dari serangkaian serangan baru-baru ini terhadap pasokan Rusia dan infrastruktur  di semenanjung yang diduduki Rusia. Pada Sabtu 22 Juli 2023 juga terjadi serangan di fasilitas penyimpanan amunisi di kota Oktiabrske di pusat Crimea.

sumber : Militermeter.com

Friday, July 28, 2023

Block Wagner Poland Deploys BAOBAB-K Mine Deployment Vehicles

Poland to deploy BAOBAB-K minelaying vehicles near the Belarusian border.
July 26, 2023.
Author Rangga Baswara Sawiyya.
BAOBAB-K.




Polish Defense Minister Mariusz Blaszczak has announced plans to set up a sapper battalion in Augustow, northeastern Poland, later this year. The aim is to strengthen security on NATO's eastern flank and ensure the stability of the Suwalki Pass, a strategically significant area near the Belarusian border. The Suwalki Pass, a sparsely populated area that lies between Poland's border with Lithuania, has been of concern to NATO defenses because of its vulnerability.

In the event of an opponent's attack, it has the potential to disrupt access to the Baltic countries. Making it an important focus for NATO security considerations in the event of a conflict between Russia and the alliance. The newly formed sapper battalion will join the 15th Gizycko Mechanized Brigade and the 16th Mechanized Division of the Polish Army.

In addition to forming battalions, BAOBAB-K mine laying vehicles will also be deployed. This was disclosed by The First News on 23 July 2023. The battalion's primary mission will focus on securing the Suwalki Pass, as well as using BAOBAB-K to strengthen defense capabilities in the region. Regarding BAOBAB-K, this is a mine laying system developed by Huta Stalowa Wola (HSW) SA, in collaboration with Jelcz, Belma, WB Group, and the Military Engineering Technology Institute.

The first BAOBAB prototype was introduced in 2013 and in 2018 an improved version of the BAOBAB-K began joint development. The system is built on a Jelcz P662D.43 8x8 truck chassis, known for its reliability, mobility and protection, making it suitable for modern defense operations. It measures about 11 m long, 2.6 m wide and 3.4 m high (including the launcher), and has a displacement of 31,700 kg. The maximum speed is 85 km/h and the operating range is 580 km.

The BAOBAB-K system incorporates six mine launcher units mounted on a turntable at the rear of the truck chassis. Each launcher, developed by Belma, has the capacity to carry up to twenty preloaded magazines manufactured by the WB Group. Each magazine can hold five anti-tank mines, giving a total capacity of 100 mines per launcher unit. It has automatic deployment capability to form barrier minefields of various sizes, densities, and customized self-destruct times.

The operator can program the control unit in automatic or manual mode to adjust minefield parameters. The system launch parameters allow mines to be deployed at distances from 30 to 90 m, at speeds varying from 5 to 25 km/h. This versatility allows the formation of formidable minefields up to 1,800 m long, all in a quick laying time of less than 22 minutes. The reloading process, which is facilitated by the launcher unit developed by Belma, can be completed in under 30 minutes, ensuring a quick reactivation if needed.

-RBS-
source : airspace-review.com

Polandia akan kerahkan kendaraan peletakan ranjau BAOBAB-K di dekat perbatasan Belarus.
26 July 2023.
Author Rangga Baswara Sawiyya.
BAOBAB-K.

Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak telah mengumumkan rencana untuk membentuk batalion pencari ranjau di Augustow, Polandia timur laut, akhir tahun ini. Tujuannya adalah untuk memperkuat keamanan di sisi timur NATO dan memastikan stabilitas Celah Suwalki, area strategis yang signifikan di dekat perbatasan Belarus. Celah Suwalki, wilayah berpenduduk jarang yang terletak di antara perbatasan Polandia dengan Lituania, telah menjadi perhatian pertahanan NATO karena kerentanannya.

Jika terjadi serangan lawan, berpotensi mengganggu akses ke negara-negara Baltik. Menjadikannya fokus penting untuk pertimbangan keamanan NATO jika terjadi konflik antara Rusia dan aliansi. Batalion pencari ranjau yang baru dibentuk ini akan bergabung dengan Brigade Mekanik Gizycko ke-15 dan Divisi Mekanis ke-16 Angkatan Darat Polandia.

Selain pembentukan batalion, akan dikerahkan pula kendaraan peletakan ranjau BAOBAB-K. Hal ini diungkapkan oleh The First News pada 23 Juli 2023. Misi utama batalion akan fokus pada pengamanan Celah Suwalki, sekaligus menggunakan BAOBAB-K untuk memperkuat kemampuan pertahanan di wilayah tersebut. Mengenai BAOBAB-K, ini adalah sistem peletakan ranjau yang dikembangkan oleh Huta Stalowa Wola (HSW) SA, bekerja sama dengan Jelcz, Belma, WB Group, dan Institut Teknologi Teknik Militer.

Prototipe pertama BAOBAB diperkenalkan pada 2013 dan pada 2018 versi penyempurnaan BAOBAB-K mulai dikembangkan secara bersama. Sistem ini dibangun di atas sasis truk Jelcz P662D.43 berpenggerak 8×8, yang dikenal dengan keandalan, mobilitas, dan perlindungannya, sehingga cocok untuk operasi pertahanan modern. Berukuran panjang sekitar 11 m, lebar 2,6 m dan tinggi 3,4 m (termasuk unit peluncur), dengan bobot tempur 31.700 kg. Kecepatan maksimumnya 85 km/jam dan jangkauan operasi 580 km.

Sistem BAOBAB-K menggabungkan enam unit peluncur ranjau yang dipasang pada meja putar di bagian belakang sasis truk. Setiap unit peluncur, yang dikembangkan oleh Belma ini memiliki kapasitas untuk membawa hingga dua puluh magasin preloaded yang diproduksi oleh WB Group. Masing-masing magasin dapat menampung lima ranjau antitank, memberikan kapasitas total 100 ranjau per unit peluncur. Memiliki kemampuan penyebaran otomatis membentuk ladang ranjau penghalang dengan berbagai ukuran, tingkat kerapatan, dan waktu penghancuran diri yang disesuaikan.

Operator dapat memprogram unit kontrol dalam mode otomatis atau manual untuk menyesuaikan parameter ladang ranjau. Parameter peluncuran sistem memungkinkan ranjau untuk dikerahkan pada jarak mulai dari 30 hingga 90 m, dengan kecepatan bervariasi dari 5 hingga 25 km/jam. Keserbagunaan ini memungkinkan pembentukan ladang ranjau yang tangguh hingga sepanjang 1.800 m, semuanya dalam waktu peletakan cepat kurang dari 22 menit saja. Proses pemuatan ulang, yang difasilitasi oleh unit peluncur yang dikembangkan oleh Belma, dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 30 menit, memastikan pengaktifan ulang yang cepat jika diperlukan.

-RBS-
sumber : airspace-review.com

Thursday, July 27, 2023

Gagal Dibeli, Filipina Tuntut Rusia Kembalikan Uang Muka Pembelian Helikopter

Gagal Dibeli, Filipina Tuntut Rusia Kembalikan Uang Muka Pembelian Helikopter.

26 Juli 2023.

A Ziyadi.

Berita Militer Dunia.



Departemen Pertahanan Nasional (DND) sedang mempertimbangkan kemungkinan opsi hukum untuk mendapatkan kembali uang muka hampir senilai 2 miliar peso dari Rusia setelah penghentian kesepakatan pembelian helikopter yang total kontraknya senilai 12,7 miliar peso antara kedua negara, kata Menteri Pertahanan Gilberto Teodoro Jr.


“Kami sedang mempelajari opsi hukum kami,” kata Teodoro saat konferensi pers di markas besar Departemen Pertahanan Nasional (DND) di Camp Aguinaldo di Quezon City. “Itu murni pertanyaan hukum … tentang pemenuhan atau tidak terpenuhinya kontrak, jadi kami harus mempelajari opsi hukum terbaik untuk ke depannya,” tambahnya. Pada November 2021, pemerintah Filipina dan Rusia menandatangani kontrak pembelian 17 unit helikopter angkut berat Mi17 untuk Angkatan Udara Filipina.





Namun, pada 25 Juni 2022, Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana — yang sekarang mengepalai Otoritas Konversi dan Pengembangan Pangkalan — mengakhiri kesepakatan helikopter. Lorenzana menunjukkan bahwa kesepakatan itu bertentangan dengan Undang-Undang Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA), yang diberlakukan untuk menghukum Rusia. Mantan petugas DND yang bertanggung jawab Jose Faustino Jr. mengakui “kesulitan mengembalikan” uang muka karena pemasok telah berinvestasi dalam proyek tersebut.


sumber : militermeter.com

Failed to Purchase, Philippines Demands Russia Returns Helicopter Purchase Advance.

July 26, 2023.

A Ziyadi.

World Military News.


The Department of National Defense (DND) is considering possible legal options to recover nearly 2 billion pesos in advance from Russia following the termination of a 12.7 billion pesos total contract helicopter deal between the two countries, Defense Minister Gilberto Teodoro Jr. said.


“We are studying our legal options,” Teodoro said during a news conference at the Department of National Defense (DND) headquarters at Camp Aguinaldo in Quezon City. "It was purely a legal question... about contract fulfillment or non-fulfillment, so we have to study the best legal options for the front," he wrote. In November 2021, the Philippine and Russian governments signed a contract to purchase 17 Mi17 heavy transport helicopters for the Philippine Air Force.


However, on June 25, 2022, Secretary of Defense Delfin Lorenzana – who now heads the Base Conversion and Development Authority – finalized the helicopter deal. Lorenzana pointed out that the deal goes against the Countering America's Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA), which was enacted to punish Russia. Former DND officer in charge Jose Faustino Jr. acknowledged “difficulty returning” the down payment because the supplier had invested in the project.


number: militarymeter.com

Wednesday, July 26, 2023

Wagner Berlatih di Belarusia, Siap-Siap Serang Polandia

Wagner Berlatih di Belarusia, Siap-Siap Serang Polandia.



Situasi berbeda terjadi di sebuah kota di Rusia selatan yang diserbu pasukan tentara bayaran Wagner Grup. Suara sirene ambulans dan mobil polisi meraung-raung pada Sabtu (26-7-2023) di kota Rostov-on-Don, yang menjadi basis serangan Rusia ke Ukraina tersebut. Kelompok tentara bayaran Wagner telah berada di Belarusia setelah diasingkan oleh Rusia akibat pemberontakan yang dilakukan bulan lalu. Muncul kekhawatiran grup tersebut akan menyerang Polandia. Kekhawatiran itu pertama kali diungkapkan anggota parlemen Rusia Andrey Kartapolov. Dia menilai Presiden Rusia Vladimir Putin 'mengusir' Wagner Group ke Belarusia untuk mempersiapkan serangan terhadap Polandia seperti yang diperlihatkan baru-baru ini di televisi pemerintah Rusia.


Kartapolov mengatakan pasukan Wagner dikirim dengan tujuan melatih tentara Belarusia dalam persiapan untuk serangan potensial terhadap Polandia yang berpotensi menguasai Celah Suwałki. Suwalki merupakan jalur kecil tapi penting secara strategis dari wilayah Polandia antara Rusia dan eksklave Kaliningrad yang telah lama menjadi poin penting bagi Rusia. Jelas Wagner PMC pergi ke Belarusia untuk melatih Angkatan Bersenjata Belarusia," kata Kartapolov kepada Newsweek, dikutip Senin (24/7/2023). "Ada yang namanya Koridor Suwałki. Anda tahu betul apa itu. Jika terjadi sesuatu, kami sangat membutuhkan Koridor Suwałki ini," imbuhnya. Terbaru, sekutu utama Presiden Vladimir Putin, Alexander Lukashenko, mengungkapkan keinginan kelompok tentara bayaran Wagner untuk bergerak ke Polandia.



Hal itu diungkapkan Presiden Belarusia tersebut di sela-sela pertemuannya dengan Putin, Minggu (23/7/2023). Adapun, Lukashenko sekarang menampung para pejuang Wagner di wilayahnya, setelah menengahi kesepakatan yang meyakinkan pemimpinnya, Yevgeny Prigozhin, untuk mengakhiri pawai di Moskow dan mengasingkan dirinya ke Belarusia. "Mereka meminta untuk pergi ke Barat, minta izin saya. untuk melakukan perjalanan ke Warsawa, ke Rzeszow," kata Lukashenko, dilansir AFP.


Kehadiran Wagner di Belarusia telah mengguncang Polandia, anggota Uni Eropa dan NATO, yang telah memperkuat perbatasannya. Baik Putin maupun Lukashenko menuduh Warsawa memiliki ambisi teritorial di Ukraina dan Belarusia. Namun, Lukashenko mengatakan hingga saat ini, pihaknya masih menahan pasukan Wagner di negaranya. "Tapi tentu saja, saya menyimpannya di Belarusia tengah, seperti yang kita sepakati". "Kami mengendalikan apa yang terjadi (dengan Wagner)," katanya. "Mereka dalam suasana hati yang buruk."


sumber : cnbcindonesia.com

Saturday, July 15, 2023

Progres Penjulan Jet Tempur KF 21 Boramae Indonesia Korea Selatan

Progres Penjulan Jet Tempur KF 21 Boramae Indonesia Korea Selatan

Proyeksi Cuan KF-21 Boramae Indo-Korsel Sudah Terlihat, Negara ini mau Beli.
Rabu, 5 Juli 2023.

ZONAJAKARTA.com - Sepertinya prediksi yang diungkapkan pihak pengembang KF-21 Boramae terbukti lebih cepat. Pasalnya mereka memprediksi cuan dari proyek KF-21 Boramae saat memasuki tahap produksi massal. Jika sesuai jadwal, produksi massal KF-21 Boramae akan dilakukan pada tahun 2026. “Setidaknya cuan sampai 10 miliar US Dolar”, ungkap pihak Korea Selatan. Apalagi tahap produksi massal itu dikalkulasi akan menyerap sekitar 27 ribu tenaga kerja.

Proyeksi cuan ini terlihat dari Filipina yang sudah mengatakan minatnya akan jet tempur ini. Filipina berencana membeli KF-21 Boramae sebagai jet tempur multi-peran. Minat ini disampaikan langsung oleh Jubir AU Filipina, Kolonel Maynard Mariano. “Kita selalu memantau dengan cermat perkembangan KF-21 Boramae. Dan kami tidak menutup diri dari sistem baru yang mungkin bisa bersaing dengan sistem lain”, Ucapnya.

Filipina sendiri membutuhkan 12 unit jet tempur multi-peran dengan sistem radar yang memiliki jangkauan 250 mil laut. Bahkan mereka sudah sediakan anggarana sebesar 18 miliar Peso atau sekitar 4,8 triliun Rupiah untuk akuisisi 12 jet tempur multi-peran. Selebihnya, KF-21 Boramae adalah proyek bersama Indonesia dan Korea Selatan. diminta sebagai mitra yang juga pemodal proyek jet tempur masa depan ini. Ide datang dari Korea Selatan, dan mereka membutuhkan sesosok mitra. Sederhananya, Korea Selatan tidak mampu membangun proyek mega besar ini dari segi biaya.

Korea Selatan butuh suntikan dana dari negara lain, dan Indonesia mengiyakan. Tentu Indonesia mendapat sejumlah benefit dari kemitraan ini. Namun sebagai syarat, Indonesia juga perlu merogoh kocek untuk sama-sama membangun KF-21 Boramae. Sedikit gambaran, Indonesia perlu membayar sebesar 20 persen dari total biaya proyek KF-21 Boramae.

20 persen itu sekitar 1,7 triliun Won atau sekitar 19 triliun Rupiah. Saat memasuki tahap produksi massal, tentu Indonesia akan diprioritaskan sebagai konsumen pertama KF-21 Boramae. Sebagai mitra, Indonesia akan kebagian jatah 48 unit KF-21 Boramae. Selain dapat unit jet tempurnya, Indonesia juga akan mendapat benefit lain. Yaitu transfer teknologi (offset) yang dijanjikan di awal kemitraannya dengan Korea Selatan. Dengan transfer teknologi itu, Indonesia diharapkan mampu membangun KF-21 Boramae sendiri.

Makanya 48 unit yang dijanjikan itu nantinya akan dirakit di Indonesia. “Kerja sama pengembangan jet tempur ini disebut spesial karena kedua negara bisa bertukar pengetahuan dan teknologi, tidak hanya soal jual-beli”, terang kantor berita Antara, 4 Juni 2023.

Editor: Barri Zilhaq Vindia
Sumber: ANTARA, pna.gov.ph, Edaily Korea

Sunday, July 2, 2023

KECEWA..!! Serangan Balik Tuai Kritik, Jenderal Top Ukraina Valery Zaluz...

Serangan Balik Tuai Kritik, Jenderal Top Ukraina Valery Zaluzhny Kesal.




KIEV - Panglima tertinggi angkatan bersenjata Ukraina telah melampiaskan kekesalannya atas pernyataan berulang kali oleh komentator dan pejabat internasional bahwa serangan balik negara itu berjalan terlalu lambat.
Dalam sebuah wawancara dengan Washington Post yang diterbitkan pada hari Jumat, Jenderal Valery Zaluzhny menekankan bahwa serangan Kiev yang sedang berlangsung – yang diklaim Moskow telah gagal untuk mendapatkan landasan apa pun – bukanlah tontonan untuk dinikmati seluruh dunia.
“Ini bukan pertunjukan yang ditonton dan dipertaruhkan oleh seluruh dunia atau apa pun. Setiap hari, setiap meter diberikan darah,” tegasnya seperti dikutip dari RT, Sabtu (1/7/2023).
Zaluzhny, yang sebelumnya dilaporkan terluka parah dalam serangan rudal Rusia, juga mengatakan bahwa yang membuat dia kesal ketika dirinya mendengar bahwa serangan Ukraina terhenti.
Jenderal Ukraina itu juga menegaskan kembali bahwa tanpa pasokan yang memadai, Kiev tidak akan dapat melaksanakan rencananya.
“Tapi mereka sedang dilaksanakan. Ya, mungkin tidak secepat yang diinginkan oleh para peserta pertunjukan, para pengamat, tapi itu masalah mereka,” tambahnya. Zaluzhny kemudian mengeluh bahwa Ukraina masih membutuhkan lebih banyak senjata dari pendukung Baratnya, dengan mengatakan bahwa pasukannya sering dikalahkan oleh lawan mereka karena sumber daya yang terbatas. 




Dia juga menyuarakan rasa frustrasinya karena Ukraina harus menyerbu garis Rusia tanpa dukungan udara, dengan pengiriman jet tempur F-16 canggih setidaknya masih beberapa bulan lagi.
Ukraina memulai serangan balasannya yang sangat dinantikan pada awal Juni, mencoba menembus pertahanan Rusia di beberapa bagian depan. Menurut Moskow, sejauh ini serangan balik Ukraina gagal untuk mendapatkan landasan apa pun. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa kerugian Ukraina telah melebihi Moskow, memperkirakan bahwa Kiev telah kehilangan 259 tank dan 780 kendaraan lapis baja sejak awal kampanye. Pada saat yang sama, Menteri Pertahanan Ukraina Alexey Reznikov menggambarkan serangan itu sebagai operasi persiapan. sementara Presiden Volodymyr Zelensky mengakui bahwa serangan itu berkembang lebih lambat dari yang diinginkan dalam menghadapi perlawanan keras dari pasukan Rusia.

Sumber : international.sindonews.com

Friday, March 24, 2023

Prabowo said President Jokowi was the most supportive of Indonesian Defense

Prabowo said President Jokowi was the most supportive of Indonesian Defense.
March 11, 2023.

Minister of Defense Prabowo Subianto stated that President Joko Widodo's government was the most supportive in the defense sector in history. He conveyed this when answering questions from media crews regarding the government's efforts to meet the minimum essential forces (MEF) in 2024.




"I have seen the support from Pak Joko Widodo's administration in history for defense," Prabowo said at the Halim Perdanakusuma Air Force Base, Jakarta, Wednesday (8/3/2023). Prabowo ensured that the government would continue to procure various main weapons system tools (alutsista) to meet the MEF target. However, he admitted, these efforts had been hampered because the government had prioritized handling the Covid-19 pandemic in recent years.

"He has priorities, we experienced a very dangerous Covid yesterday, so his priority is that we prioritize the safety of the people," said Prabowo. In a similar vein, Jokowi also stressed that fulfilling the MEF would continue to be carried out by adjusting the available budget.




"Yes, everything, everything is adjusted to the budget we have, but we really want to try to fulfill it," said Jokowi. As is well known, the fulfillment of the Phase III minimum essential force (MEF) program for the 2019-2024 period is targeted to reach 70 percent by the end of 2024. MEF is the minimum essential force in an effort to modernize the main weaponry system (alutsista) of the TNI.

source: national.kompas.com

Prabowo sebut Presiden Jokowi adalah yang paling mendukung Pertahanan Indonesia.
11 maret 2023.




Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyatakan, pemerintahan era Presiden Joko Widodo adalah yang paling mendukung pada sektor pertahanan sepanjang sejarah. Hal ini ia sampaikan saat menjawab pertanyaan awak media mengenai upaya pemerintah memenuhi minimum essential forces (MEF) pada tahun 2024.

"Dukungan pemerintahan Pak Joko Widodo itu saya lihat dalam sejarah untuk pertahanan itu terbesar," kata Prabowo di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (8/3/2023). Prabowo memastikan, pemerintah akan terus mendatangkan berbagai alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk memenuhi target MEF. Namun, ia mengakui, upaya tersebut sempat terhambat karena pemerintah mengutamakan penanganan pandemi Covid-19 dalam beberapa tahun terakhir.




"Beliau punya prioritas, kita kemarin mengalami Covid yang sangat berbahaya, jadi prioritas beliau, kita utamakan keselamatan rakyat," kata Prabowo. Senada, Jokowi juga menekankan bahwa pemenuham MEF akan terus dilakukan dengan menyesuaikan anggaran yang tersedia.

"Ya semuanya, semuanya disesuaikan dengan anggaran yang kita miliki, tapi kita memang ingin berusaha agar terpenuhi," ujar Jokowi. Seperti diketahui, pemenuhan program minimum essential force (MEF) tahap III periode 2019-2024 ditargetkan mencapai 70 persen pada akhir 2024. MEF merupakan kekuatan pokok minimum dalam upaya memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI.

sumber : nasional.kompas.com

Saturday, March 18, 2023

Naval Group Targets 85% of Submarine Components to Come from Indonesian Companies

Naval Group Targets 85% of Submarine Components to Come from Indonesian Companies.
March 11, 2023.




Naval Group, which is a Scorpene submarine manufacturer, invites as many local Indonesian industries as possible to work together. They target 85 percent of the submarine's components to come from Indonesian companies.
This was conveyed by Director of International Cooperation and Offset Naval Group Claire Legaz in her presentation at the Bilateral Defense and Security Industry Seminar, in Jakarta, Wednesday (8/3/2023).
According to Claire, the Naval Group is offering two Scorpene submarines to the Indonesian Government. Currently, there have been intensive talks with PT PAL regarding the transfer of know-how to PT PAL.
Apart from PT PAL, Claire invites the involvement of other Indonesian industries. The goal is to increase local content, offset, and trade returns. In accordance with the Defense Industry Law, the purchase of the main weaponry system (alutsista) requires 85 percent to come from counter-trade, local content and offsets.
"This cooperation can also strengthen Indonesian local companies so they can achieve sovereignty," he said.




Claire said, if Indonesia did buy Scorpene, the construction of the submarine would be carried out at the PT PAL shipyard in Surabaya.
Warship Division at PT PAL Indonesia (Persero), City of Surabaya, East Java, Thursday (29/9/2022). PT PAL Indonesia (Persero) is one of the strategic industries that produces the main equipment for the Indonesian defense system, especially for the maritime dimension.
Claire said, this is a very ambitious form of cooperation. However, according to him, the same scheme was also carried out by the Naval Group in several other countries that bought ships.
In Brazil, which purchased four Scorpene, Naval Group is working with local companies on technical assistance, infrastructure and F21 torpedoes. India is also building its own six Scorpene submarines which it purchased from the Naval Group.

Source: www.kompas.id

Naval Group Menargetkan 85% Komponen Kapal Selam Berasal dari Perusahaan Indonesia.
11 maret 2023.




Naval Group yang merupakan produsen kapal selam Scorpene mengajak sebanyak mungkin industri lokal Indonesia untuk bekerja sama. Mereka menargetkan 85 persen dari komponen kapal selam itu berasal dari perusahaan Indonesia.
Hal ini disampaikan Direktur Kerja Sama Internasional dan Ofset Naval Group Claire Legaz dalam presentasinya di acara Bilateral Defense and Security Industry Seminar, di Jakarta, Rabu (8/3/2023).
Menurut Claire, Naval Group menawarkan dua kapal selam Scorpene kepada Pemerintah Indonesia. Saat ini, telah ada pembicaraan intensif dengan PT PAL terkait transfer of know how kepada PT PAL.
Selain dengan PT PAL, Claire mengajak keterlibatan industri Indonesia yang lain. Tujuannya agar ada peningkatan konten lokal, ofset, serta imbal dagang. Sesuai dengan UU Industri Pertahanan, pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) mensyaratkan ada 85 persen yang berasal dari imbal dagang, kandungan lokal, dan ofset.
”Kerja sama ini bisa menguatkan juga perusahaan lokal Indonesia agar bisa mencapai kedaulatan,” katanya.
Claire mengatakan, jika Indonesia jadi membeli Scorpene, pembangunan kapal selam akan dilakukan di galangan kapal PT PAL di Surabaya.
Divisi Kapal Perang di PT PAL Indonesia (Persero), Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/9/2022). PT PAL Indonesia (Persero) merupakan salah satu industri strategis yang memproduksi alat utama sistem pertahanan Indonesia, khususnya untuk matra laut.
Claire mengatakan, ini adalah bentuk kerja sama yang sangat ambisius. Namun, menurut dia, skema yang sama juga dilakukan Naval Group di beberapa negara lain yang membeli kapal.
Di Brasil, yang membeli empat Scorpene, Naval Group bekerja sama dengan perusahaan lokal dalam bidang bantuan teknis, infrastruktur, dan torpedo F21. India juga membangun sendiri enam kapal selam Scorpene yang dibelinya dari Naval Group. 

Sumber : www.kompas.id

Monday, March 13, 2023

French daily La Tribune Sebut Indonesia has paid a down payment for an additional 18 Rafales

French daily La Tribune Sebut Indonesia has paid a down payment for an additional 18 Rafales
10 March 2023, Author RNS.




Good news has been pouring in in the process of procuring the main weapons systems (alutsista), including the acquisition of Rafale fighter jets from France. After securing the procurement of the first six Rafale groups, Jakarta is now reported by French daily La Tribune to have made an advance payment for the procurement of 18 Rafale fighter jets made by Dassault's second batch.

“This is good news for Dassault Aviation, which is presenting its 2022 annual results this Thursday. According to the appropriate source, Indonesia has issued a budget to acquire 18 new Rafales, after the first six Rafales come into force in 2022 (about 1.3 billion dollars)," wrote La Tribune, yesterday. It was highlighted that in February 2022, Indonesia had signed the procurement of 42 Rafales, the signing of which was carried out in Jakarta. It was also added that Indonesia is also preparing to get 12 Mirage 2000-5 from Qatar.




Biggest support"
Meanwhile in the country, Indonesian Minister of Defense Prabowo Subianto after handing over the C-130J-30 Super Hercules A-1338 aircraft made by Lockheed Martin to the TNI Commander Admiral Yudo Margono at Halim Perdanakusuma Air Base, Jakarta (8/3), said that the Ministry of Defense will acquire various defense equipment.

President Joko Widodo's administration, said Defense Minister Prabowo, provided the largest budget in history for the purchase of weapons systems. However, when COVID 19 occurred, the state budget was prioritized first to save the people from a very dangerous virus.

"I have seen the support from Pak Joko Widodo's administration in history for defense," said Prabowo, who was standing to the right of President Jokowi at the time. While quoted by Tempo, apart from buying new aircraft, Prabowo also intends to buy used aircraft.

Prabowo said the procurement of Rafale would take time. Once the contract is signed for the Rafale, the new aircraft will arrive 3-5 years later. The general chairman of the Gerindra Party emphasized that Indonesia must have a fairly strong deterrent effect. Therefore, before the Rafale planes arrive, he will try to procure second-hand aircraft more quickly.


airspace-review.com

Harian Prancis La Tribune Sebut Indonesia telah membayar uang muka untuk tambahan 18 Rafale.
10 March 2023, Author RNS.

Berita baik bertubi-tubi datang dalam proses pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista), termasuk akuisisi jet tempur Rafale dari Prancis. Setelah mengamankan pengadaan enam Rafale kelompok pertama, kini Jakarta diberitakan harian Prancis La Tribune telah melakukan pembayaran uang muka untuk pengadaan 18 jet tempur Rafale buatan Dassault batch kedua.

“Ini adalah kabar baik bagi Dassault Aviation, yang menyajikan hasil tahunan 2022 pada hari Kamis ini. Menurut sumber yang sesuai, Indonesia telah mengeluarkan anggaran untuk mengakuisisi 18 Rafale baru, setelah enam Rafale pertama mulai berlaku pada tahun 2022 (sekitar 1,3 miliar dolar),” tulis La Tribune, kemarin. Disoroti bahwa Indonesia pada Februari 2022, telah menandatangani pengadaan 42 Rafale yang penandatanganannya dilaksanakan di Jakarta. Ditambahkan pula bahwa Indonesia juga bersiap untuk mendapatkan 12 Mirage 2000-5 dari Qatar.

Dukungan terbesar"
Sementara itu di dalam negeri, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto usai menyerahkan pesawat C-130J-30 Super Hercules A-1338 buatan Lockheed Martin kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta (8/3), mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan akan mengakuisi beragam alutsista.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo, ujar Menhan Prabowo, memberikan anggaran terbesar dalam sejarah untuk pembelian sistem persenjataan. Namun pada saat terjadi COVID 19, anggaran negara diutamakan terlebih dahulu untuk menyelamatkan rakyat dari virus yang sangat berbahaya.

“Dukungan pemerintahan Pak Joko Widodo itu saya lihat dalam sejarah untuk pertahanan itu terbesar,” kata Prabowo yang berdiri di sebelah kanan Presiden Jokowi saat itu. Sementara dikutip oleh Tempo, selain akan membeli pesawat baru, Prabowo juga bermaksud membeli pesawat bekas.

Prabowo menyebut pengadaan Rafale membutuhkan waktu. Ketika sudah tanda tangan kontrak untuk Rafale, pesawat baru akan datang 3-5 tahun kemudian. Ketua Umum Partai Gerindra itu menandaskan, Indonesia harus mempunyai deterrent effect yang cukup kuat. Karena itu, sebelum pesawat Rafale datang, ia akan berupaya untuk mendatangkan pesawat bekas lebih cepat.


airspace-review.com

Sunday, February 5, 2023

Turkish Aerospace Industries (TUSAS) has entered the ground trials stage and started testing its first engine

Turkish Aerospace Industries (TUSAS) has entered the ground trials stage and started testing its first engine




The Hurjet Türkiye light trainer/fighter jet developed and produced by Turkish Aerospace Industries (TUSAS) has entered the ground trials stage and started testing its first engine.

Ismail Demir, President of Defense Industries of Türkiye, shared the info on his Twitter account, showing the Hurjet engine working on the ground.
According to the expatguideturkey website, Hurjet's first flight will be held on March 18, 2023. It is targeted that the first production version of the aircraft will be handed over to the Turkiye Air Force Command in 2025.

The Hurjet or the abbreviation for Hurkus Jet (Free Bird) was developed in two variants, namely the advanced training version (AJT) and the light attack/combat version (LAA).
Hurjet AJT will be used as a pilot transition before flying 5th generation fighter jets such as the Lockheed Martin F-35 Lightning ll and TUSAS TF-X.
Meanwhile, the Hurjet LAA (Hurjet-C) will be used as a CAS (close air support) aircraft whose role is currently performed by the Lockheed Martin F-16 Fighting Falcon jet.




Regarding performance, the Hurjet is described as having a maximum speed of Mach 1.4, a flight altitude of up to 13,700 m, and a range of 2,592 km. The Hurjet's cockpit adopts a single large multifunction integrated modular (OMIM) display, through which the pilot can view sensor video displays, digital maps and other intelligent multifunction features.
The Hurjet prototype is equipped with a 79 kN General Electric F404-GE-102 afterburning turbofan engine. Similar engines are also used on the KAI T-50 and Boeing T-7A trainer jets.

source : www.airspace-review.com

Saturday, February 4, 2023

New Level of US-China Conflict, Dangerous Accusations About Hot Air Balloons

New Level of US-China Conflict, Dangerous Accusations About Hot Air Balloons.




The recent accusations sent from the US to China are downright dangerous, which could bring more uncertainty to the already strained bilateral relationship, Chinese analysts told Chinese state media Global Times.
China urged the US to be more sincere about improving relations with China than taking provocative actions, especially after images of white balloons made headlines in the US and some Western countries on Friday.
That's because Pentagon officials claimed that a Chinese spy balloon hovering over Montana this week had a flight path spying on "sensitive sites" in the US.

Pentagon: CENTCOM Find Ships Loaded with Weapons & Ammunition Heading to Yemen in Gulf of Oman
A spokesperson from China's Ministry of Foreign Affairs said on Friday that the balloon did indeed belong to China but denied that the blimp had a spy function, that the blimp was for meteorological research purposes. The Chinese side regrets the accidental entry into US airspace due to force majeure, and will continue to communicate with the US side and properly deal with these unexpected situations caused by force majeure, the spokesman said.




The balloons – the size of three buses, flew at an altitude "well above commercial air traffic and presented no military or physical threat to people on the ground," Brig. General Patrick Ryder, a Pentagon spokesman, told reporters at a news conference, the Washington Post reported. The sighting of a hot air balloon that the US accuses of being a Chinese spying tool. Before clarifying the facts, the US military and media accused China of espionage, and this incident has inflamed the US's recent situation regarding the "China threat" to a new level, with some Chinese analysts saying the statements lacked any real evidence.

The accusations leveled could bring new tensions to Sino-US relations, as they are a follow-up to more intensive US moves to contain China in the military, technology and diplomacy fields as well as on issues of major concern to China, including on the island of Taiwan. .
The series of US actions against China were also accompanied by news from the US that US Secretary of State Antony Blinken would visit China on February 5 and 6. China has yet to confirm Blinken's visit, although a Chinese Foreign Ministry spokesperson previously welcomed him.

source : islamtoday.id

The Su-35SM will use the AESA radar and the Himalayan EW system

The Su-35SM will use the AESA radar and the Himalayan EW system
January 13, 2023 / by Author Poetra




What Russian fighter jet lovers have been waiting for may soon come true in the next few years. This is in line with the Russian Defense Ministry's program to upgrade the Su-35S fighter jet to the Su-35SM.
This step was taken in an effort to balance the production of the Su-57 Felon and the increasing need for front-line combat aircraft.

Several Russian sources said the process of upgrading the Su-35S was under way. It is hoped that this new variant of the aircraft will have various advantages that it does not currently have. There has been no official statement from the company regarding the details of the increase in the Super Flanker's capabilities.

However, a number of leaks have been circulating. A number of features were mentioned will get a replacement. To support modern combat, the Ibris-E radar currently used on the Su-35S will reportedly be replaced with the AESA radar used on the Su-57. AESA radars are important for increasing mastery of modern air combat that is growing.




In terms of armament, the Su-35SM will also be equipped with the new K-77M (Izdeliye 180) missile which features its own AESA seeker radar and trimmed fins. This missile has been tested on the Su-57 where the missile is placed on a hanger under the wing.

The K-77M is capable of reaching a distance of 400 km with a warhead weighing 60 kg and a speed of Mach 6. By carrying this missile the Su-57 will significantly increase its capabilities.

Meanwhile, the L175M Khibiny-M KNIRTI electronic warfare system, which provides radio-electronic protection for fighter aircraft from surface-to-air or air-to-air missile attacks, will be replaced by the Himalayan electronic warfare protection (EW) system found throughout the Su-35SM body.

The Himalayan EW system was tested on the Su-57 Felon in 2014. The Su-35SM will also be equipped with a new communications, data exchange, navigation and identification system (OSNOD). This system was tested in 2019.

OSNOD system provides encrypted communication and anti-jamming function. OSNOD will allow the Su-35SM to function as part of a larger fighter network. The OSNOD system can control various types of aircraft in real time during combat operations.


The Su-35SM will also be equipped with a laser beam emitter that can blind infrared from enemy missiles. This system is mainly used in close combat when there is visual contact between two fighters.

-Poetra-

www.airspace-review.com

Thursday, February 2, 2023

Germany's Hensoldt Radars TRML-4D is sending more air surveillance to Ukraine

Germany's Hensoldt is sending more air surveillance radars to Ukraine.
22 January 2023. by Author Poetra.




TRML-4D radar
Hensoldt
AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – German radar specialist Hensoldt supplied two more TRML-4D high-performance radars to strengthen Ukraine's air defenses. The delivery of this radar as part of a double-digit million euro order by Ukraine.




The two radars will be delivered in the next three months. The TRML-4D radar uses the latest AESA (active electronically scanned array) radar with multiple digital beams. The radar is capable of detecting, tracking and classifying a wide variety of air targets, including cruise missiles to low-flying, fast small aircraft, helicopters and drones. The TRML-4D is capable of quickly detecting around 1,500 targets within a radius of up to 250 km.

source : airspace-review.com